Photographic Memory
Ingatan fotografis atau Photographic Memory merupakan kemampuan seseorang untuk dapat mengingat segala sesuatunya dengan tingkat keakuratan hampir 90% ke atas.Sedangkan Eidetic Memory berbeda dengan Ingatan fotografis.Eidetic memory adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang yang memliki ingatan yang terlatih,dan eidetic memory ini dapat dilatih dengan berbagai teknik memori,seperti memory palace,mnemonic technique,dll.Perbedaannya disini adalah eidetic memory merupakan suatu kemampuan yang dapat dilatih tetapi memiliki tingkat keakuratan yang bisa dibilang masih dibawah ingatan fotografis.Eidetic memory dapat menjadi memori jangka panjang apabila kita merasa informasi yang kita pelajari itu penting maka informasinya akan menjadi memori jangka panjang,tetapi ada kemungkinan lupa apabila tidak diasah atau dikeluarkan dengan sering.
Photographic Memory merupakan suatu keadaan dimana seseorang dapat mengingat segala detail informasi yang mereka terima dengan keakuratan hampir 100%,tetapi kemampuan ini sebenarnya cukup banyak diragukan oleh peneliti-peneliti psikologis karena belum ada bukti konkret terhadap kemampuan ini.Bahkan belum ada yang mendekati sampai ingatan fotografis hanya sampai pada ingatan eidetic saja.Ingatan fotografis kemampuannya adalah mengingat segala sesuatunya baik itu informasi,dokumen,suara,dsb,dengan detail dan tanpa ada salah.Orang dengan kemampuan seperti ini dapat dicap sebagai Visual-thinker atau orang yang berpikir secara visual(secara gambar).Dimana kemampuan Visual atau visualisasinya lebih tinggi dan lebih tajam dibandingkan dengan kemampuan kinestetic lainnya.Orang dengan kemampuan fotografis menangkap segala informasi yang mereka lihat dan secara otomatis masuk kedalam memori jangka panjang.
Pada intinya ingatan Fotografis adalah ingatan yang tidak pernah pudar,dan akan terus tersimpan didalam otak secara permanen.Orang dengan ingatan fotografis tidak memerlukan usaha atau effort yang terlalu keras untuk menerima informasi dan memahaminya karena otak mereka berbeda dibandingkan yang lain,orang yang memiliki ingatan fotografis lebih mudah menangkap dan menerima informasi.
Tetapi jangan salah dulu waktu kita masih bayi atau balita kita sebenarnya memiliki salah satu dari ingatan ini,ya ingatan eidetic yang hampir tajam seperti ingatan fotografis,karena pada saat kita bayi otak kanan kita lebih sering dipakai otak kanan adalah otaknya memori jangka panjang.Pada saat bayi kita lebih mudah menerima informasi yang kita lihat secara tidak sadar,dan mempelajari keadaan sekitar kita dengan mudah,tapi lama-kelamaan akan memudar seiiring berkembangnya usia yang dimana otak kiri atau logika kita yang mulai terasah dan otak kanan mulai tidak terpakai dan otak kiri lebih dominan.
Comments
Post a Comment